Bagi Anak Anak Perkotaan Olahraga Menjadi Momok Tersendiri

Terkhususnya bagi anak-anak yang tinggal di daerah perkotaan, ternyata manfaat akan berolahraga outdoor atau di luar ruangan tidak sepenuhnya 100 persen diperoleh dampak secara positif. Efek sehat dari olahraga malah dapat menyebabkan penyakit tersendiri akibat paparan asap karbon hitam (pada umumnya kebanyakan berasal dari knalpot diesel motor) yang mendominasi udara di sekitar lingkungan, yang mana justru mampu mengurangi efek baik dari olahraga dan malah menimbulkan peradangan di saluran napas.

Dikatakan oleh Stephanie Lovinsky selaku asisten Profesor di CUMC (Columbia University Medical Center), New York AS, bahwa berdasarkan hasil penelitian didapat anak-anak yang sering berolahraga di luar ruangan justru memiliki risiko 25 persen lebih tinggi terkena paparan karbon hitam ketimbang dengan anak-anak lainnya yang justur tidak aktif.

Tentu saja akibatnya anak-anak akan dilarang pergi keluar walau untuk berolahraga. Hal tersebut membalikkan manfaat akan olahraga, dimana yang seharusnya mampu mencegah peradangan saluran napas, malah kini menyebabkan penyakit tersebut lantaran tubuh mereka terpapar karbon hitam.

Tercatat pula dalam media Times of India, yang mana dalam penelitiannya Stephanie melibatkan sebanyak 129 orang anak dengan usia berkisar antara 9 hingga 14 tahun guna mendalami permasalahan ini. Untuk mengukur tingkat aktivitas fisik sang anak, maka setiap orang anaknya akan diberi sebuah alat detektor gerak yang diletakkan pada pergelangan tangan selama 6 hari.

Kemudian para peneliti juga menggunakan rompi khusus untuk memantau tingkat paparan karbon hitam yang melekat di tubuh anak-anak itu. Lalu hasilnya, mereka pun merasakan tanda-tanda terkena peradangan saluran napas, termasuk juga rendahnya kemampuan tubuh sang anak untuk melawan alergen di luar maupun di dalam ruangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *