Fisioterapi Berdasarkan Pengobatannya

Fisioterapi Berdasarkan Pengobatannya

Fisioterapi adalah jenis perawatan yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Beda sasaran pengobatan beda pula manfaatnya. Dari sekian banyak kondisi yang bisa diatasi dengan terapi fisik, berikut tiga di antaranya:

Fisioterapi anak
anak main sendiri

Fisioterapi anak bertujuan untuk membantu mengobati anak dan remaja dengan berbagai masalah pada kesehatan fisiknya. Selain itu, terapi ini juga dilakukan untuk membantu memberikan dukungan pada keluarga dan orangtua yang memiliki anak dengan berbagai masalah fisik.

Biasanya, terapi ini dilakukan pada anak-anak yang memiliki kesulitan menggerakkan bagian tubuh, sehingga bisa memaksimalkan perkembangan fisik, aktivitas, dan kemampuan untuk bermain serta bersosialisasi.

Terapi fisik ini juga dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang menghambat gerak tubuh seperti:

Cerebral palsy
Cerebral palsy adalah sekelompok kondisi yang memengaruhi otot dan juga saraf. Penyakit ini bukan bawaan lahir tetapi berkembang dan dimulai dari sejak bayi lahir.

Berbagai gejala cerebral palsy seperti lengan dan kaki bergerak tidak normal, terlambat bicara dan berjalan, sulit makan, bentuk otot yang buruk di usia awal kehidupan sehingga membuat postur tubuh juga abnormal, koordinasi gerak yang buruk, tubuh kaku, dan kejang otot. Melakukan fisioterapi anak bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah kesehatan yang satu ini.

Global development delay
Global development delay (GDD) adalah keterlambatan perkembangan anak dari segi emosional, mental, dan juga fisik. Biasanya, anak dengan GDD mengalami masalah dalam pengetahuan bahasa dan cara pengucapan, penglihatan, keterampilan gerak, keterampilan sosial dan emosional, serta kemampuan berpikir. Melalui fisioterapi anak, GDD bisa diatasi untuk meningkatkan perkembangannya.

Developmental co-ordination disorder (DCD)
Developmental co-ordination disorder (DCD) atau yang disebut juga dengan dyspraxia adalah adalah kondisi yang memengaruhi koordinasi fisik anak yang membuat gerakannya tidak seperti gerakan anak pada umumnya dan terkesan kaku.

Dikutip dari NHS, kondisi ini biasanya tiga atau empat kali lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan dengan perempuan. Sama seperti global development delay, masalah kesehatan fisik yang satu ini juga bisa diatasi dengan menggunakan fisioterapi anak.

Kelainan neuromuskular
Fisioterapi anak bisa dilakukan untuk mengatasi kelainan neuromuskular. Kondisi ini ditandai dengan ketidakmampuan saraf dan otot untuk bekerja sebagaimana mestinya.

Gangguan ini biasanya memengaruhi saraf terutama yang terletak di luar otak dan sumsum tulang belakang. Selain itu, kondisi juga memengaruhi otot rangka seperti di batang tubuh, lengan, dan kaki.

Biasanya, kelainan neuromuskular merupakan penyakit bawaan yang dibawa sejak lahir. Selain itu, riwayat genetik dikeluarga yang memiliki kondisi serupa juga meningkatkan risiko masalah kesehatan yang satu ini.

Acquired brain injuiry (ABI)
Acquired brain injury adalah kondisi untuk menggambarkan semua jenis cedera otak yang terjadi setelah lahir. Biasanya otak akan mengalami cedera sebagai akibat dari cedera otak traumatis, benturan, tumor otak, hingga infeksi dan penyakit tertentu.

ABI pada anak bisa menyebabkan epilepsi, gangguan penglihatan, sentuhan, dan penciuman, gangguan kemampuan fisik seperti tremor dan lemah otot, hingga gangguan kemampuan komunikasi seperti terlambat bicara. Fisioterapi anak dapat membantu mengatasi masalah yang berhubungan dengan masalah fisik.

Down’s Syndrome
Down syndrome adalah kondisi genetik yang menyebabkan gangguan belajar pada anak dan kelainan fisik tertentu, seperti kepala berukuran kecil, berat dan tinggi badan yang lebih rendah dibanding rata-rata, otot kurang terbentuk dengan sempurna, dan fitur wajah yang datar.

Kondisi ini akan berlangsung seumur hidup. Akan tetapi, dengan perawatan yang tepat, anak down syndrome dapat tumbuh dengan sehat bahkan melakukan berbagai hal produktif seperti orang sehat lainnya. Salah satu perawatan yang bisa Anda coba terapkan ialah fisioterapi anak.

Program fisioterapi anak biasanya dimasukkan ke dalam aktivitas hariannya. Terapis juga akan memberikan pengetahuan sederhana dan pelatihan untuk keluarga agar dapat membantu serta mendorong anak untuk berlatih program fisioterapi yang telah dibuat.

Fisioterapi neurologis
perubahan emosional dan perilaku setelah stroke

Terapi fisik neurologis dilakukan untuk orang-orang yang memiliki gangguan neurologis atau saraf. Misalnya penyakit Alzheimer, parkinson, cedera tulang belakang, dan juga stroke. Salah satu penyakit yang banyak menggunakan terapi ini ialah stroke.

Fisioterapi stroke akan dilakukan setelah serangan stroke. Biasanya, stroke menyebabkan kerusakan otak. Akibatnya, Anda akan mengalami kelemahan atau kelumpuhan di salah satu sisi tubuh dan kesulitan menggerakkan tubuh sehingga menghambat aktivitas harian.

Fisioterapi stroke dapat membantu Anda untuk mendapatkan kembali kekuatan dan kemampuan untuk menggerakkan tubuh. Neurofisioterapi adalah spesialisasi terapi fisik yang disebabkan oleh kerusakan pada otak dan sistem saraf seperti pada stroke. Terapis ahli akan membantu membuatkan program terapi yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Umumnya fisioterapi stroke dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan pascaserangan dan menghindari komplikasi yang bisa memperlambat proses pemulihan. Dalam program fisioterapi stroke, terapis juga akan memberi tahu Anda bagaimana posisi yang tepat untuk berbaring dan juga cara duduk yang aman. Selain itu, terapis akan membantu memotivasi Anda untuk terlibat aktif dan mempelajari gerakan-gerakan normal tubuh dalam setiap sesi fisioterapi stroke.

Biasanya, terapis juga akan menentukan alat fisioterapi apa saja yang sekiranya diperlukan. Umumnya, untuk fisioterapi stroke terapis membutuhkan alat fisioterapi seperti kursi roda, alat bantu jalan seperti walker dan juga tongkat.

Fisioterapi stroke bisa dimulai 24 jam setelah serangan. Di waktu tersebut, Anda akan didorong dan dimotivasi untuk dapat bangun dan bergerak semampunya. Untuk kasus stroke yang ringan, fisioterapi stroke biasanya fokus pada pencegahan komplikasi dan kemampuan Anda untuk bergerak dan aktif kembali.

Namun, seiring berjalannya waktu, fisioterapi stroke akan membantu Anda menjadi lebih mandiri dan melakukan berbagai hal lainnya lebih dari sekadar menggerakkan anggota tubuh.

Fisioterapi ortopedi
cedera paha

Terapi fisik ortopedi membantu mendiagnosis, mengendalikan, dan mengobati gangguan serta cedera pada sistem muskuloskeletal. Selain itu, terapi fisik ini juga membantu proses penyembuhan setelah operasi ortopedi (tulang). Umumnya, ahli terapi ortopedi dilatih untuk melakukan pengobatan sendi pascaoperasi, cedera olahraga, radang sendi, dan cedera lainnya.

Stimulasi listrik adalah salah satu alat fisioterapi yang sering digunakan untuk mempercepat pemulihan pasien. Beberapa terapi yang biasanya dilakukan juga adalah terapi panas, terapi dingin, dan latihan kekuatan.

Umumnya cedera khas yang ditangani oleh ahli terapi ortopedi seperti fraktur, terkilir, dan peradangan pada tendon. Umumnya, ahli terapi fisik ortopedi akan merekomendasikan berbagai latihan yang tepat sesuai kondisi.

Selain itu, alat fisioterapi yang dibutuhkan juga akan disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Alat fisioterapi yang digunakan di awal terapi biasanya akan berbeda seiring dengan perkembangan kondisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *