Kondisi yang Dialami Jika tak Pernah Olahraga

Salah satu aspek terpenting yang diperlukan setiap orang untuk menjalankan gaya / pola hidup sehat adalah dengan cara Olahraga. Terlebih lagi pada kalangan masyarakat urban dewasa ini, yang mana mereka lebih cenderung untuk mementingkan menjaga pola makan sehat daripada menghabiskan banyak waktu dalam kegiatan olahraga.

Akan tetapi tahukah Anda? Apa akibatnya bila tubuh kita jarang / tidak pernah berolahraga? Berikut dibawah ini sejumlah kondisi masalah kesehatan apabila kita tidak pernah berolahraga:

  1. Melemahnya Otot-otot tubuh

Tubuh yang tidak terlatih berdampak pada otot yang mudah lemah serta mudah kehilangan kebugaran. Lalu guna menyiasatinya, kita bisa melakukan aktivitas bersepeda setiap akhir pekannya, atau beberapa kali dalam seminggu untuk memperkuat otot-otot tubuh. seperti dalam studi pada tahun 2009 silam, bahwa bersepeda dapat melindungi sel-sel otot dan terhindar dari kelemahan.

  1. Disfungsi seksual

Bagi mereka yang tidak pernah berolahraga, baik itu pria ataupun wanita akan berpotensi mengalami disfungsi seksual. Karena stamina akan merosot bila otot-otot tubuh tidak terlatih. Dikatakan dalam studi tahun 2015, bahwa pria yang sering berolahraga akan mempunyai fungsi seksual dan kemampuan ereksi lebih baik. Mereka yang sekurangnya meluangkan waktu 2 jam sepekan untuk latihan fisik akan lebih kuat di ranjang.

  1. Rentan terkena masalah kardiovaskular

Sekurangnya berjalan di atas mesin treadmill, meski tidak banyak orang yang menyukainya. Akan tetapi latihan itu sudah cukup memenuhi standar minimal untuk membuat tubuh lebih bugar. Diungkapkan oleh seorang pelatih pribadi dari Inggris, jika seorang individu berhenti atau tidak berolahraga selama kurun waktu yang lama, dia dapat mengalami peningkatan masalah kardiovaskular. Kemudian untuk mencegahnya, minimal dengan aktivitas seperti berlari dan menaiki tangga.

  1. Pola tidur buruk

Merasa pola tidur Anda buruk? Itu sinyal dari tubuh bahwa Anda kekurangan olahraga! Berolahraga merupakan suatu cara alami seorang individu yang berjuang dalam memperoleh kualitas tidur nyenyak. Dalam penelitian tahun 2005, dikatakan setidaknya latihan fisik selama 150 menit sepekannya mampu membantu orang untuk mendapatkan tidur nyenyak.

  1. Mudah stres

Dikatakan dalam studi dari Princeton University oleh Elizabeth Gould, kegiatan olahraga dapat memahami bagaimana cara otak mengatur perilaku saat sedang cemas serta berpotensi untuk membantu seseorang dalam mengelola gangguan kecemasan tersebut. Olahraga mampu mengelola stres dengan baik dan mengubah kinerja otak lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *