Manfaat Rutin Lari – Jogging

Bak pepatah orang-orang pada zaman Yunani kuno, “Berlarilah, bila Anda ingin kuat. Berlarilah, bila Anda ingin cantik. Berlarilah, bila Anda ingin pintar.” Bila kita bayangkan, ada benarnya juga pepatah tua ini. Lari atau jogging secara rutin mampu memberikan efek manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Memang betul bila aktivitas Berlari tidak dapat menghilangkan semua masalah yang ada dalam kehidupan Anda, akan tetapi dengan tubuh yang sehat bukankah kita akan lebih bahagia? Pasti Anda akan merasakan perubahan yang positif jika Anda memasukkan kegiatan lari dalam daftar rutinitas sehari-hari Anda.

Lari merupakan cara yang mudah, murah, cepat, dan efektif untuk menjadikan tubuh lebih sehat. Lari juga tidak membutuhkan peralatan khusus dan biaya iuran, cukup sepasang sepatu dan pakaian. Dibawah ini terangkum 9 manfaat yang kita peroleh dari aktivitas rutin berlari:

  1. Menambah jumlah sel-sel darah merah dan kapiler darah dalam tubuh. Serta sebagai bagian dari otot tubuh pun, jantung akan semakin kuat.
  2. Meningkatkan kapasitas otot dalam menyerap oksigen. Jantung yang terlatih mampu untuk memompa darah dalam jumlah yang lebih besar tiap siklusnya. Konsumsi oksigen akan meningkat ketika aliran darah meningkat. Sehingga oragan dan jaringan yang ada di dalam tubuh bisa memperoleh darah yang kaya akan oksigen lebih banyak.
  3. Membantu meringankan stres. Akibat kelelahan dan ketegangan saraf dalam 1 hari, tubuh jadi menumpuk banyak ‘sampah’. Berkeringat adalah cara untuk mengeluarkan ‘sampah’ tersebut dari dalam tubuh.

BACA JUGA : 5 Kondisi Ini Bisa Anda Alami Jika Tak Pernah Olahraga

  1. Ada hormon yang bernama endorfin, yang mana akan secara otomatis dilepaskan ketika Anda sedang berolahraga, disebut juga sebagai ‘hormon kebahagiaan’. Kenapa? Karena pada saat kandungan endorfin ini meningkat di dalam darah, maka Anda dapat mengalami perasaan euforia serta menghilangkan perasaan depresi.
  2. Meningkatkan aktivitas otak. Otak mampu menghasilkan solusi kreatif ketika Anda sedang berlari, mencari cara untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi. Sebab otak memperoleh asupan oksigen yang cukup untuk membantu sistem saraf pusat berfungsi lebih aktif.
  3. Daya tahan tubuh meningkat secara bertahap. Dengan berlari, kadar hemoglobin dan sel-sel darah merah dalam tubuh akan bertambah. Kegiatan ini juga dapat mengurangi rasa lapar, menurunkan kolesterol darah, serta memperbaiki metabolisme.
  4. Meningkatkan regenerasi sel-sel dalam hati.
  5. Memberikan efek positif pada sendi-sendi dan tulang. Mencegah penyakit ostearthritis atau sendi degeneratif pada lansia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *