Olahraga yang Tepat Bagi Penderita Nyeri Otot

Dalam suatu studi penelitian mengaitkan hubungan antara kekuatan otot dan manfaatnya dalam kesehatan yang lebih luas, contohnya pada tekanan darah, kadar kolesterol yang lebih baik, serta risiko diabetes yang lebih rendah. Ditunjukkan dari banyak studi, semakin rendah massa otot, maka waktu untuk memulihkan diri dari penyakit pun akan semakin lama.

Tidak bisa dihindari apabila kehilangan kekuatan otot tersebut dikarenakan oleh bertambahnya usia. Namun dari hasil studi Pittsburgh University tahun 2011 lalu, menemukan kemampuan massa otot akan menurun secara drastis apabila sering tidak digunakan, ketimbang akibat penuaan otot. Penelitian yang dilakukan terhadap mantan atlet berusia 40-81.

Disarankan agar selalu latihan sekurangnya 450 menit selama sepekan, durasi waktu tersebut sudah dinilai paling optimal untuk mendapatkan hidup yang panjang. Itu juga berarti Anda dapat berlatih lebih banyak lagi. Serta juga latihan tersebut tidak perlu yang berat, cukup yang sedang namun dilakukan secara rutin.

Berikut tercatat ada 3 bentuk Latihan yang tepat bagi penderita nyeri otot:

1. Yoga
?
Tercatat pada sejumlah jurnal medis, bahwa latihan yoga sangat baik untuk manajemen nyeri otot. Kegiatan Yoga juga bisa membantu kita dalam relaksasi dan membuat pikiran menjadi lebih tenang.

2. Taichi
?
Latihan bela diri asal China ini ternyata sangat bermanfaat untuk orang yang kerap mengalami masalah otot. Karena gerakannya cenderung mengutamakan stabilitas, keseimbangan, serta ketepatan dalam melatih kelenturan otot.

?3. Renang

Cabang olahraga renang sangat disarankan pada hampir seluruh bentuk kasus nyeri otot. Bentuk dari latihan ini dapat dikatakan yang paling baik untuk dilakukan pada semua kasus nyeri lutut maupun pinggang pada orangtua. Karena berenang itu tanpa menahan beban, sehingga kita bisa melatih semua bagian ototnya. Disaping itu juga, tumit tidak harus bekerja keras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *