Rahasia Meminimalkan Risiko Serangan Jantungan

Melalui sebuah penelitian panjang hingga 20 tahun, melibatkan 45.000 orang dewasa yang berkisar 50-65 tahun dalam sebuah studi di Denmark, lalu tercatat mereka yang secara rutin bersepeda ternyata memiliki risiko 18 persen lebih rendah terkena serangan jantung daripada mereka yang jarang atau tidak pernah berolahraga.

Para peserta responden yang bersepeda hanya perlu meluangkan waktu sesuai yang direkomendasikan, yakni sekitar 5 menit saja tiap harinya atau juga 30 menit tiap pekannya. Kemudian didapat pada 5 tahun pertama bahwa, mereka mempunyai lebih rendah risiko 25 persen untuk terkenanya penyakit jantung dibandingkan dengan responden yang tidak berolahraga.

Para peneliti juga terus-menerus melacak kebiasaan olahraga dari para pesertanya sepanjang penelitian, yakni seperti lama aktivitas serta frekuensi bersepeda, faktor risiko penyakit jantung, konsumsi alcohol, merokok, berat badan, tekanan darah, kadar kolesterol, dan pilihan diet.

Selama 20 tahun penelitian, telah terjadi 2.892 kasus serangan jantung, secara keseluruhan. Diperkirakan oleh para peneliti bahwa sebenarnya lebih dari 7 persen kasus tersebut dapat dihindari bila mereka bersepeda selama 5 menit sehari.

Dikatakan pula oleh peneliti senior dari Southern Denmark University, Dr Anders Grøntved bahwa “Untuk sebagaian orang, aktivitas bersepeda sebagai bentuk olahraga itu sangatlah sulit dilakukan. Akan lebih mudah jika kegiatan bersepeda dipromosikan sebagai sarana transportasi.”

Penelitian kedua yang juga diikuti oleh 20.000 orang lebih, terdiri dari usia 60-an, 50-an, dan 40-an, dilakukan sudah lebih dari 10 tahun.

Dalam studi Swedia ini ditemukan bahwa orang dewasa setengah baya ataupun yang lebih tua akan sulit menjadi gemuk bila pergi ke tempat kerja dengan bersepeda, tekanan darah tinggi, memiliki Kolesterol tinggi, atau pra-diabetes, ketimbang dengan non-pengendara sepeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *