Tips and Trik Menyelesaikan Lari Maraton

Sepertinya saat ini olahraga lari sedang tren-trennya di kalangan anak muda. Terlihat semakin banyak nya bermunculan event-event lari di hampir setiap akhir pekannya, tentu dengan jumlah peserta yang tidak sedikit.

Sejumlah event kegiatan tersebut menjadi upaya yang positif untuk masyarakat luas, sebab kebanyakan dari mereka yang jarang berolahraga pun jadi tertarik dan ikut berpartisipasi dalam aktivitas lari ini. Walaupun hanya sekedar mengikuti tren, mencari jodoh, atau memang demi hidup yang lebih sehat, apapun alasannya, hasilnya tetap menghasilkan hidup lebih baik.

Seperti salah satu contohnya yang baru-baru ini diselenggarakan ialah Jakarta Marathon 2016, pada 23 Oktober lalu oleh Kementerian Pariwisata RI nih. Event lari marathon akbar yang mengangkat tema Run a matter of time tersebut turut diikuti lebih dari 16.000 peserta, baik dari dalam negeri maupun mancanegara!

Namun tahukah kamu trik dalam menyelesaikan lari marathon dengan baik dan mudah? Disamping kita harus menyiapkan segala bentuk persiapan fisik, ternyata sejumlah modal penting yang harus kita miliki untuk dapat mencapai garis finish dengan cepat loh, terutama bagi para pemula. Apa sajakah modal itu?

  1. Konsumsi Makanan/Minuman yang mengandung Glukosa, 2 jam sebelum mulai berlari. Zat glukosa yang terkandung dalam makanan manis diyakini dapat membantu kita menjadi lebih kuat dalam beraktivitas fisik dan menjaga stamina lebih lama.
  2. Pastikan Anda cupuk istirahat sebelum event dimulai, cukup selama 24-48 jam termasuk tidur yang cukup.
  3. Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat ketika berlari.
  4. Menarik napas lewat hidung dan hembuskan lewat mulut saat sedang berlari. Hal ini dimaksudkan agar kemampuan napas kita lebih panjang.
  5. Untuk menambah semangat, sebaiknya mengajak teman yang aktif berolahraga juga.
  6. Selalu jaga stabilitas kecepatan agar tidak cepat kehabisan tenaga.
  7. Ketika berlari selalu menjaga asupan cairan. Selalu minum sekitar 180 sampai 240 ml air untuk setiap 10-15 menitnya.
  8. Gunakan sepatu yang nyaman.
  9. Pastikan posisi kaki ketika menapak lantai dengan benar.
  10. Keep it fun!
  11. Latihan berlari setidaknya 3 bulan sebelum event dimulai.

Tips saat latihan lari:

– Pada awal latiham jangan langsung menempuh jarak yang sangat jauh. Sebaiknya ditingkatkan sedikit demi sedikit, begitu juga dengan tempo lari. Disarankan agar terus memvariasikan media atau lingkungan tempat berlari, contohnya saja dengan jalanan berbatu, menurun, menanjak, atau medan unik lainnya.

– Ajak teman, pacar, atau anggota keluarga untuk latihan bareng. Hal ini sangat berguna loh, disaat lagi malas-malasnya berolahraga, seorang teman lari akan sangat membantu memunculkan kembali semangat kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *